Benteng Kuto Besak Bakal Dipoles, Bastion 1 Jadi Prioritas

2 hours ago 16

Benteng Kuto Besak Bakal Dipoles, Bastion 1 Jadi Prioritas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon didampingi Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat meninjau langsung kawasan Benteng Kuto Besak Palembang. Foto: dokumen Kebudayaan RI.

jpnn.com, PALEMBANG - Benteng Kuto Besak (BKB) bukan sekadar bangunan tua di tepian Sungai Musi. Jejak sejarah Kesultanan Palembang Darussalam itu kini mendapat perhatian serius pemerintah pusat untuk direvitalisasi sekaligus diusulkan menjadi cagar budaya nasional.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon meninjau langsung kawasan Benteng Kuto Besak Palembang. 

Dalam kunjungan tersebut, Fadli melihat kondisi struktur benteng, terutama Bastion 1 yang menjadi titik awal rencana revitalisasi.

Fadli mengatakan Benteng Kuto Besak dibangun pada 1797, pada masa Sultan Mahmud Badaruddin. Menurut dia, keberadaan benteng tersebut memiliki nilai penting dalam perjalanan sejarah Palembang sehingga harus dilindungi dan dikembangkan.

"Benteng Kuto Besak inj memiliki nilai sejarah yang sangat penting. Kami akan melakukan revitalisasi yang bekerja sama dengan Pemkot Palembang," kata Fadli, Sabtu (12/9/2026).

Rencana revitalisasi tidak dilakukan sembarangan. Kementerian Kebudayaan bersama Pemkot Palembang akan terlebih dahulu melakukan kajian komprehensif untuk memastikan penanganan bangunan tetap sesuai dengan nilai struktur historisnya.

Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah Bastion 1. Ekskavasi awal di lokasi tersebut sebelumnya menemukan dasar flooring bastion beserta level awalnya. Tim juga menemukan saluran air yang diperkirakan merupakan bagian dari struktur awal kawasan benteng.

Temuan tersebut menjadi bahan penting dalam menyusun desain dan tahapan revitalisasi. Permukaan kawasan saat ini diduga telah berubah akibat penumpukan material dan reruntuhan yang terjadi selama bertahun-tahun.

Benteng Kuto Besak (BKB) di Palembang bersiap mendapat sentuhan revitalisasi. Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon meninjau langsung kondisi kawasan bersejarah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |