jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia setuju dengan pernyataan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyebut kekuasaan bersifat sementara, dalam sebuah pidato pada Sabtu (5/9).
"Secara substansi, apa yang disampaikan oleh AHY, saya setuju sepenuhnya," kata Doli melalui layanan pesan, Senin (7/9).
Legislator DPR RI itu menyebutkan pertumbuhan demokrasi memang harus dijaga semua elemen bangsa dari pemerintah sampai rakyat.
"Tanggung jawab seluruh institusi negara, tugas utama pemerintah, dan hak serta kewajiban warga negara," ujar Doli.
Namun, dia menangkap sinyal lain ketika AHY berbicara soal kekuasaan bersifat sementara jika mengacu cara penyampaian, gestur, dan posisi politik.
Doli menyebutkan AHY seperti memberi informasi kuat bahwa Menko Infra itu siap menjadi salah seorang penantang dalam Pilpres 2029.
"Memberi sinyal kuat bahwa beliau siap menjadi salah seorang contender dalam pilpres mendatang," katanya.
Fenomena seperti itu, kata Doli, makin menguatkan anggapan bahwa ternyata magnet Pilpres 2029 tak bisa terhindarkan dan makin terbuka.
















































