AHY Bilang Kekuasaan Bukan untuk Selamanya, Andreas PDIP: Itu Prinsip Negara Demokrasi

1 hour ago 17

 Itu Prinsip Negara Demokrasi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira. (ANTARA/Gecio Viana)

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menyebut pernyataan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait kekuasaan bukan punya seseorang untuk selamanya sebagai prinsip dalam negara demokrasi. 

"Apa yang dijelaskan Pak AHY, ya, memang prinsip-prinsip dasar dalam negara demokrasi seperti itu, bahwa kekuasaan berada di tangan rakyat, bukan di tangan seseorang," ujar dia melalui layanan pesan, Senin (7/9).

Andras menyatakan kekuasaan yang absulot dalam sebuah negara bakal memicu perlawanan rakyat.

Dia pun mengungkit praktik kekuasaan absulot era Louis Louis XIV Raja Prancis pada 1643-1715.

Louis Louis XIV ketika mempraktikan politik monarki absolut dengan menganggap dirinya sebagai L'etat cest moi atau negara adalah saya.

"Itu menjadi pemicu lahirnya perlawanan kaum borjuis yang kemudian terjadi revolusi Perancis pada 1789-1799 pada massa pemerintahan Louis XVI," ujarnya.

Sebelumnya, AHY mengatakan Partai Demokrat dalam kancah politik sempat mengalami kemenangan dan kekalahan.

Menko Infra itu menyebut kejadian tersebut menjadi pertanda Partai Demokrat konsisten mengedepankan nilai-nilai demokrasi.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menyebut kekuasaan yang absulot dalam sebuah negara bakal memicu perlawanan rakyat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |