Diskanak Kuningan Usulkan 150 Titik Budidaya Ikan Bioflok untuk Ketahanan Pangan

1 day ago 13

Selasa, 02 Juni 2026 – 12:00 WIB

Diskanak Kuningan Usulkan 150 Titik Budidaya Ikan Bioflok untuk Ketahanan Pangan - JPNN.com Jabar

Ilustrasi budidaya ikan. Foto: Chatgpt

jabar.jpnn.com, KUNINGAN - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menggencarkan pengembangan budidaya ikan dengan sistem bioflok di tingkat desa.

Upaya tersebut dilakukan dengan mengusulkan sekitar 100 hingga 150 titik lokasi budidaya baru yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kuningan.

Kepala Diskanak Kabupaten Kuningan, A. Taufik Rohman, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program prioritas nasional sektor perikanan untuk periode 2026-2029 yang bertujuan meningkatkan produksi perikanan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

"Kami merencanakan untuk mengusulkan sekitar 100 hingga 150 titik lokasi budidaya bioflok yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Kuningan," kata Taufik.

Menurutnya, pengembangan budidaya ikan tematik berbasis desa akan dilaksanakan melalui Kelompok Daya Kreasi Masyarakat Perikanan (KDKMP) yang telah terbentuk di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan.

Rencana tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan para camat, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perikanan dan Peternakan, serta para penyuluh perikanan guna menyamakan persepsi dan langkah dalam pelaksanaan program.

Taufik menjelaskan bahwa sistem bioflok dipilih karena dinilai lebih efisien dalam pemanfaatan lahan serta mampu meningkatkan produktivitas budidaya ikan dibandingkan metode konvensional.

Selain mendorong peningkatan produksi perikanan air tawar, program ini juga diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengelolaan budidaya secara berkelompok.

Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menggencarkan pengembangan budidaya ikan dengan sistem bioflok di tingkat desa

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |