Cadangan Devisa Indonesia Turun USD 2 Miliar, Masih Aman?

5 hours ago 15

Cadangan Devisa Indonesia Turun USD 2 Miliar, Masih Aman?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa melorot dari pada akhir Agustus 2025 yang mencapai USD 150,7 miliar. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa (cadev) USD 146,2 miliar pada April 2026.

Angka itu menurun sebesar USD 2 miliar dari bulan sebelumnya di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Penurunan tersebut terjadi meski terdapat tambahan devisa yang berasal dari penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah. 

Sebelumnya, posisi cadangan devisa pada akhir Maret 2026 tercatat sebesar USD 148,2 miliar.

“Kebijakan stabilisasi tersebut sebagai respons Bank Indonesia terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Denny menjelaskan posisi cadangan devisa pada akhir April 2026 setara dengan pembiayaan 5,8 bulan impor atau 5,6 bulan impor.

“Pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” ungkap Denny.

BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa (cadev) USD 146,2 miliar pada April 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |