jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo optismistis, Pertamina melalui Sub Holding Upstream PT Pertamina Hulu Energi (PHE) berperan besar dalam pengelolaan proyek raksasa Blok Masela.
Hal tersebut disampaikan Sartono, menyikapi peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Abadi Blok Masela di Maluku, oleh Presiden RI Prabowo Subianto, pekan lalu.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama PSN Lapangan Abadi Blok Masela di Maluku, Kamis (16/7).
Proyek tersebut sempat tertunda selama 28 tahun sejak kontrak bagi hasil pertama kali ditandatangani pada 1998.
Setelah penantian panjang itu, Blok Masela memasuki babak baru seiring masuknya PHE dengan hak partisipasi sebesar 20% pada 2023.
Keikutsertaan Pertamina memberikan dorongan terhadap persetujuan revisi Plan of Development (POD) dari Pemerintah pada November 2023.
“PHE berpotensi memberi kontribusi besar karena memiliki pengalaman mengelola proyek hulu migas nasional,” ujar Sartono.
Menurut Sartono, kehadiran PHE di Blok Masela memang harus menghasilkan nilai tambah, bukan sekadar kepemilikan saham.









































