jpnn.com, JAKARTA - Perkembangan ekonomi digital di Indonesia telah menciptakan peluang baru bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar dan membangun kolaborasi.
Di tengah perkembangan tersebut, Belicept hadir dengan konsep yang berfokus pada kolaborasi dan kemitraan melalui pendekatan Official Collaboration Store.
Belicept merupakan brand yang mulai dikembangkan pada 2024 dan berbasis di Tulungagung, Jawa Timur.
Founder Belicept, Abdu Sholeh menyampaikan sejak awal, Belicept diarahkan sebagai platform yang menghubungkan berbagai brand dalam satu ekosistem retail digital yang terintegrasi.
“Melalui konsep tersebut, Belicept berupaya membangun ruang kolaborasi yang dapat berkembang bersama perubahan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi,” ungkap Abdu di Jakarta, Selasa (2/6).
Namun, Abdu mengingatkan perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan baru.
“Kita membutuhkan kemampuan adaptasi dan kerja sama yang lebih kuat,” ujar dia
Oleh karena itu, Belicept dikembangkan sebagai platform yang mengedepankan kolaborasi.
“Kami melihat bahwa pertumbuhan di era digital tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemampuan membangun kemitraan yang saling mendukung,” ujarnya.

















.jpeg)




















