jpnn.com, JAKARTA - Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) 2026–2029 sekaligus Co-Founder Haluan Digital Network Anthony Leong melakukan silaturahmi dan diskusi bersama Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat.
Pertemuan itu membahas penguatan ekonomi hijau, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, hingga peran pengusaha muda dalam transformasi ekonomi nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Anthony menilai isu lingkungan hidup saat ini tidak lagi dapat dipisahkan dari arah pembangunan ekonomi nasional.
Menurutnya, dunia usaha ke depan akan makin dituntut untuk mengedepankan prinsip sustainability, efisiensi energi, ekonomi sirkular, dan tata kelola lingkungan yang baik.
“Pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan tidak boleh dipertentangkan. Ke depan justru pengusaha yang adaptif terhadap green economy akan memiliki daya saing lebih kuat,” ujar Anthony pada keterangannya.
Anthony mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang menunjuk Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH karena dinilai membawa perspektif baru yang menghubungkan isu lingkungan dengan keadilan sosial, ekonomi rakyat, dan pembangunan nasional berkelanjutan.
Dia menilai kepemimpinan Jumhur memiliki pendekatan yang menarik karena tidak hanya berbicara soal regulasi lingkungan, tetapi juga bagaimana menciptakan keseimbangan antara industrialisasi, investasi, dan keberlanjutan lingkungan hidup.
“Indonesia membutuhkan pembangunan ekonomi yang modern tetapi tetap memperhatikan keberlanjutan. Karena itu pengusaha muda harus mulai melihat green economy bukan sebagai beban, tetapi peluang bisnis masa depan,” kata Anthony.

















.jpeg)




















