jpnn.com - MRCCC Siloam Semanggi menghadirkan empat teknologi kesehatan generasi terbaru untuk memperkuat akurasi diagnosis dan penanganan pasien, khususnya dalam layanan kanker atau onkologi. Empat teknologi tersebut terdiri atas uMI Panvivo PET/CT, Symbia Pro.specta Q3 SPECT/CT, Spectral CT 7500, dan uAngio AVIVA Intelligent Angiography System.
Keempat perangkat itu dirancang untuk saling melengkapi dalam mendukung perjalanan perawatan pasien, mulai dari deteksi dini, diagnosis, penentuan stadium kanker, perencanaan terapi, tindakan intervensi, hingga evaluasi hasil pengobatan.
Kehadiran teknologi tersebut menjadi bagian dari penguatan layanan precision oncology atau onkologi presisi, yakni pendekatan penanganan kanker yang mempertimbangkan karakteristik penyakit dan kondisi masing-masing pasien.
"Investasi teknologi tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan perangkat terbaru, tetapi juga membantu dokter memperoleh informasi klinis yang lebih lengkap," kata Chief Executive Officer MRCCC Siloam Semanggi Tries Nainggolan, Kamis (30/7).
Mengacu pada data Global Cancer Observatory atau GLOBOCAN 2022, terdapat sekitar 20 juta kasus baru kanker dan hampir 9,7 juta kematian akibat kanker di seluruh dunia. Penanganan kanker juga masih menjadi tantangan besar, baik di tingkat global maupun nasional.
Di Indonesia, jumlah kasus baru kanker diperkirakan mencapai lebih dari 408 ribu dengan sekitar 242 ribu kematian.
Selain tingginya jumlah kasus, lebih dari 70 persen pasien kanker di Indonesia masih datang ke fasilitas kesehatan dalam kondisi stadium lanjut.
Kondisi tersebut dapat membuat pilihan terapi menjadi lebih kompleks dan memengaruhi peluang keberhasilan pengobatan. Karena itu, deteksi dini dan diagnosis yang akurat menjadi bagian penting agar pasien dapat memperoleh terapi yang sesuai dengan kondisi penyakitnya.











































