Walkot Farhan: Ternyata Tingkat Bunuh Diri di Kota Bandung Sudah Mengkhawatirkan

3 hours ago 14

 Ternyata Tingkat Bunuh Diri di Kota Bandung Sudah Mengkhawatirkan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat ditemui di SMP Santo Yusup, Jalan Sulaksana, Rabu (4/3/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com - BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengintensifkan patroli di jalan layang Prof Mochtar Kusumaatmadja atau biasa dikenal Flyover Pasupati, guna mencegah aksi bunuh diri yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, patroli oleh jajaran Satpol PP telah dilakukan sejak sepekan terakhir di area flyover.

"Sejak minggu lalu kami mengintesifkan patroli di seputaran itu (Flyover Pasupati). Ternyata tingkat bunuh diri di Kota Bandung sudah mengkhawatirkan," kata Farhan di Kota Bandung, Rabu (4/3).

Dia menyebutkan, dalam patroli tersebut petugas berhasil mencegah dua orang yang diduga hendak melakukan bunuh diri.

Menurut Farhan, patroli dilakukan secara intensif di sejumlah titik rawan, tidak hanya di flyover, tetapi juga di lokasi lain yang berpotensi terjadi tindakan serupa.

“Sangat intensif. Untuk beberapa sekolah, saya minta sekolah dan kampus juga menjaga keamanan gedung-gedung tingginya. Pernah ada satu kasus seorang mahasiswi menjatuhkan diri dari gedung bertingkat tinggi,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta pengelola pusat perbelanjaan dan pertokoan meningkatkan pengawasan agar tidak terjadi peristiwa serupa.

“Pertokoan-pertokoan pun akan kami pastikan patroli, jangan sampai ada lagi yang bunuh diri di pertokoan,” tuturnya.

Pemkot Bandung mengintensifkan patroli di Flyover Pasupati dan titik rawan lain, dua warga berhasil dicegah, dan mal diminta perketat pengawasan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |