Air Pohon

2 hours ago 23

Oleh Dahlan Iskan

Air Pohon

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Di depan orang Huai An saya pun berkata: "akhirnya saya tahu mengapa peradaban di Huai An ini maju. Termasuk mengapa tingkat pendidikan penduduknya tinggi. Banyak orang pintar. Banyak orang sukses. Termasuk Anda. Semua itu ternyata ada hubungannya dengan proyek Great Canal di masa lalu".

Teman saya yang sukses itu merendah. Ia kirim tulisan satu kalimat yang penuh arti. Sarat diplomasi. Berusaha ganti memberi pujian yang tinggi.

Air Pohon

Inilah kalimat itu: "Pak Iskan, kami adalah air kanal Huai An, Anda adalah pohon menjulang tinggi Indonesia. Ini adalah pepatah terkenal dari I Ching Tiongkok: Air menyehatkan pohon, pohon kayu menghasilkan kekayaan".

Mungkin Liang di Denmark dan Wilwa di Jakarta bisa memberi skor: seberapa tinggi kualitas literasi satu kalimat itu –skala satu sampai 10. Yang jelas saya belajar banyak dari kalimat itu: kalau memuji orang baiknya lewat puisi. Jangan seperti saat saya memuji Jayanti Zainal Halo BCA tempo hari –yang sampai membuat perusuh Disway pada cemburu.

Saya pun minta diantar ke Great Canal yang jaraknya terdekat dari Huai An. Saya tahu peran Great Canal sudah tidak sepenting zaman dulu. Bahkan sudah tidak penting sama sekali. Sudah digantikan jalan raya. Sudah kalah dengan rel kereta api. Apalagi setelah ada jalan tol dan kereta cepat. Saya bayangkan Great Canal sudah ditinggalkan. Diabaikan. Telantar. Sudah jadi parit yang menyempit dan mendangkal.

Saya pun membayangkan akan dibawa naik mobil ke arah luar kota Huai An. Di sana akan bisa melihat sisa-sisa kejayaan Great Canal, meski sejak lebih 100 tahun lalu sudah kehilangan peran pentingnya sebagai pusat logistik negara.

Untuk melihat Great Canal itu teman itu pun memberi tawaran ke saya: naik mobil atau jalan kaki.

Teman saya yang sukses itu merendah. Ia kirim tulisan satu kalimat yang penuh arti. Sarat diplomasi. Berusaha ganti memberi pujian yang tinggi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |