jpnn.com, JAKARTA - Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap perawatan kulit sehat dan regenerasi kulit terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya berfokus pada hasil instan, makin banyak pasien kini mencari prosedur estetika yang mampu mendukung perbaikan kualitas kulit secara alami dan berkelanjutan.
Tren ini sejalan dengan perkembangan global di bidang regenerative aesthetics, di mana pendekatan yang merangsang proses regenerasi alami tubuh, termasuk stimulasi produksi kolagen, semakin banyak diminati oleh pasien maupun praktisi medis.
Edukasi berkelanjutan, kolaborasi ilmiah, dan penguatan komunitas profesional menjadi faktor penting dalam mendukung kualitas layanan estetika yang aman, efektif, dan berbasis bukti ilmiah.
Semangat inilah yang menjadi landasan penyelenggaraan acara "1st Anniversary ULTRACOL – One Year of Growth, Stronger Together" yang digelar pada Jumat, 12 Juni 2026 di Padel Haus BSD.
Memasuki tahun pertamanya di Indonesia, Ultracol merayakan perjalanan pertumbuhan dan pencapaiannya bersama para dokter, pemilik klinik, key opinion leaders, serta mitra strategis yang telah berkontribusi dalam perkembangan industri estetika nasional. Acara ini menjadi momentum apresiasi terhadap komunitas medis yang terus berupaya menghadirkan layanan estetika berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Sejak diperkenalkan di pasar estetika Indonesia, Ultracol mendapatkan kepercayaan dari berbagai klinik dan praktisi medis yang mengedepankan pendekatan berbasis sains dalam mendukung regenerasi kolagen alami untuk peremajaan kulit.
Pertumbuhan tersebut tercermin dari makin luasnya kolaborasi dengan komunitas dokter estetika yang memiliki visi serupa dalam menghadirkan perawatan yang aman, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
President Director Regenesis Indonesia Emmy Noviawati menyampaikan perjalanan satu tahun Ultracol merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara perusahaan, dokter, dan klinik mitra di seluruh Indonesia.







































