jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan akan menurunkan angka stunting menjadi 14 persen.
Namun, penurunan angka itu perlu diringi dengan penguatan kader Posyandu.
Pasalnyab, peran kader Posyandi sangat krusial. Keberadaannya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Anggota DPRD DKI Jakarta Nasdiyanto mengatakan kader Posyandu punya peran strategis memantau tumbuh kembang anak. Termasuk mengedukasi keluarga, serta membantu mendeteksi potensi stunting sejak dini.
“Target penurunan stunting tentu harus kita dukung. Namun, kader Posyandu juga harus diperhatikan,” ujar dia, beberapa waktu lalu.
Menurut Nasdiyanto keberhasilan program penanganan stunting tidak cukup mengandalkan target angka.
Tenaga di tingkat masyarakat juga butuh perhatian.
Sebab, memiliki kapasitas dan dukungan memadai.

















































