jpnn.com, JAKARTA - Wuling Motors melihat peluang pasar Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia masih sangat terbuka.
Meski tren kendaraan listrik berbasis baterai (EV) terus mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Brand Communication Senior Manager Wuling Motors Brian Gomgom, masih banyak konsumen yang tertarik beralih ke kendaraan elektrifikasi, tetapi belum sepenuhnya yakin menggunakan mobil listrik murni sebagai kendaraan harian.
"Masih ada konsumen yang belum berani langsung hijrah ke EV. PHEV bisa menjadi jembatan, karena tetap bisa diisi daya seperti EV pada umumnya, tetapi masih memiliki mesin konvensional sebagai pendukung," ujar Gomgom di sela kegiatan Media Drive Eksion.
Kondisi tersebut dinilai sejalan dengan perkembangan pasar otomotif nasional.
Setelah pasar EV tumbuh cukup pesat, kini segmen PHEV mulai menunjukkan geliat positif dengan makin banyaknya model yang diperkenalkan dari berbagai produsen.
Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) juga menggambarkan tren tersebut.
Penjualan PHEV tercatat mencapai 502 unit pada Januari 2026 dan meningkat menjadi 663 unit pada Februari.







































