jpnn.com, JAKARTA - Di tengah ramainya perbincangan soal alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang berpeluang bekerja di luar negeri, Anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama justru mendorong penguatan beasiswa di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag).
Menurut Lia, momentum polemik LPDP seharusnya menjadi refleksi bersama bahwa beasiswa negara adalah investasi jangka panjang untuk kepentingan bangsa.
Oleh karena itu, dia berharap kuota beasiswa Kemenag makin ditingkatkan, khususnya bagi mahasiswa di perguruan tinggi keagamaan Islam.
“Saya berharap Kemenag RI makin meningkatkan kuota beasiswanya. Karena saya pernah merasakan menerima beasiswa sewaktu kuliah program magister dan bantuan penyelesaian kuliah S3 sehingga keduanya mengantarkan saya ke jenjang doktoral,” ujarnya.
Politikus yang akrab disapa Ning Lia itu mengaku pengalaman menerima beasiswa saat S2 dan bantuan penyelesaian pendidikan doktoral menjadi titik penting dalam perjalanan akademiknya.
“Keberkahan yang saya rasakan ini, tentu saya harapkan bisa juga dirasakan orang lain,” tambahnya.
Sebelumnya, Lia juga menegaskan penerima beasiswa negara, termasuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) seharusnya kembali dan mengabdi di dalam negeri setelah menyelesaikan studi.
“Namun setelah lulus, seharusnya fokus di dalam negeri dengan tujuan mewariskan ilmu dan semangat kepada generasi di bawahnya,” tegasnya.












































