jpnn.com, JAKARTA - Komisi II DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian serta perwakilan kepala daerah di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7).
Pertemuan yang turut dihadiri oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini berfokus pada evaluasi tata kelola anggaran daerah.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah memastikan ketahanan fiskal pemerintah daerah dapat berkontribusi langsung pada sektor pembangunan.
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda menyebut beberapa hal dibahas dalam pertemuan itu, satu di antaranya memastikan fiskal pemerintah daerah bisa berkontribusi ke pembangunan.
"Kami ingin memastikan bahwa napas fiskal di daerah itu harus terus berjalan dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat," ujar Rifqi sapaan Rifqinizamy Karsayuda di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis ini.
Dia mengatakan Mendagri Tito dalam berbagai kesempatan selalu mendorong kreativitas, inovasi, hingga efisiensi bisa dilakukan daerah menjaga fiskal.
"Creative financing telah didorong di berbagai daerah dan menunjukkan hal yang baik," ujarnya.
Namun, Rifqi menyadari sebagian daerah tetap mengalami keterbatasan fiskal meskipun sudah maksimal dalam hal efisiensi anggaran.











































