jpnn.com, JAKARTA - DBL Indonesia kembali menggelar program pelatihan untuk para pelajar berprestasi yang telah konsisten digelar sejak 2008 silam.
Wakil Direktur DBL Indonesia, Donny Rahardian mengungkapkan bahwa program DBL Camp kini memberikan kesempatan luas kepada para pelajar, untuk bisa bersaing memperebutkan tiket menuju ke Amerika Serikat.
Melalui program Road to DBL Camp diharapkan para pelajar yang tidak berkesempatan tampil di kompetisi, tetap punya peluang berlatih di Negeri Paman Sam.
“Melalui program ini, siapa pun, dari daerah mana pun, memiliki peluang yang sama untuk tampil di DBL Camp dan berkesempatan berangkat ke Amerika Serikat,” ungkap Donny.
Program Road to DBL Camp tidak sekadar mencari talenta berbakat, tetapi juga mendorong anak-anak muda di seluruh Indonesia untuk berani bermimpi dan berjuang mengejar cita-cita.
Contoh nyata terlihat saat pebasket asal Bengkulu, Muhammad Haikal Malik mampu menembus All Star 2025 setelah mendapatkan kesempatan saat di Road to DBL Camp.
Pebasket kelahiran 27 Desember 2006 itu berhasil menggalang dukungan dan mendapatkan suara yang membawanya ke DBL Camp 2025.
Pria bertinggi badan 191 cm itu juga menunjukkan bahwa memang layak tembus All Star setelah bekerja keras selaman DBL Camp.












































