Produsen Otomotif China Dukung Insentif EV Berbasis Nikel dari Pemerintah

4 hours ago 15

Produsen Otomotif China Dukung Insentif EV Berbasis Nikel dari Pemerintah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi kendaraan listrik. Foto doc for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan otomotif asal China menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah Indonesia yang tengah menggodok aturan insentif kendaraan listrik (EV) berbasis baterai nikel.

Dukungan itu disampaikan di tengah upaya pemerintah mempercepat transisi energi, sekaligus memperkuat hilirisasi industri nikel dalam negeri melalui ekosistem kendaraan listrik.

Head of Public & Government Relations PT. BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menilai kebijakan tersebut memiliki arah yang positif untuk mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Menurut dia, insentif dari pemerintah dapat menjadi pendorong penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, terutama di tengah situasi geopolitik global yang dinilai makin tidak menentu.

“Insentif dari pemerintah bisa mendukung transisi energi dan mengurangi subsidi bahan bakar, apalagi sekarang situasi geopolitik semakin kompleks untuk tetap bergantung pada energi fosil,” ujar Luther di Jakarta, Selasa (12/5).

BYD, kata dia, juga sudah menyiapkan strategi jangka panjang untuk mengikuti perkembangan pasar otomotif di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen menyesuaikan diri dengan kebijakan yang diterapkan pemerintah.

Strategi tersebut tidak hanya berkaitan dengan penjualan kendaraan listrik, tetapi juga mencakup pengembangan produksi, pembangunan ekosistem EV, jaringan penjualan, hingga layanan purnajual dan garansi baterai.

Perusahaan otomotif asal China menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah Indonesia menggodok aturan insentif kendaraan listrik (EV) berbasis baterai nikel

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |