Pria Mengaku Jenderal Ngamuk di SPBU, Brutal, Tiga Orang Dipukuli

3 hours ago 23

Pria Mengaku Jenderal Ngamuk di SPBU, Brutal, Tiga Orang Dipukuli

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Salah satu operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 3413901 di kawasan Cipinang Lukman Hakim (19) di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (23/2/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza

jpnn.com, JAKARTA - Seorang pria yang diduga oknum aparat ngamuk saat proses mengisi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim).

Pelaku sempat mencatut mobil yang dibawanya adalah milik seorang jenderal.

"Dia bilang, 'kamu tahu tidak ini barcode-nya jenderal? Kamu tidak tahu ini barcode jenderal?' Berkali-kali dia ngomong begitu," kata salah seorang operator SPBU korban penganiayaan oleh oknum tersebut, Lukman Hakim (19), Senin.

Menurut Lukman, dugaan pria tersebut sebagai oknum aparat muncul dari pengakuannya sendiri yang terus menyebut jabatan tinggi kepolisian.

Ucapan tersebut dilontarkan saat terjadi perdebatan terkait ketidaksesuaian barcode pembelian BBM jenis Pertalite.

Lukman mengaku kaget sekaligus takut saat pelanggan tersebut berulang kali menyebut identitas pejabat tinggi kepolisian.

Tak hanya menyebut "jenderal", pria tersebut juga melontarkan kata "Kapolda" saat membentak petugas.

Pernyataan itu, katanya,  membuat suasana di lokasi sempat memanas dan membuat petugas memilih bersikap hati-hati.

Seorang pria yang mengaku jenderal mengamuk saat proses mengisi BBM di SPBU Jakarta Timur (Jaktim).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |