Prajurit Korpasgat TNI AU Dikerahkan ke Lokasi Pesawat Jatuh di Maros

3 hours ago 19

Prajurit Korpasgat TNI AU Dikerahkan ke Lokasi Pesawat Jatuh di Maros

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dua personel TNI AU saat mencari keberadaan pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak. (ANTARA/HO-Dispen TNI AU)

jpnn.com - TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) ke lokasi pesawat ATR 42-500 jatuh di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Prajurit Kopasgat tersebut dikerahkan menggunakan helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8.

Prajurit Korpasgat TNI AU Dikerahkan ke Lokasi Pesawat Jatuh di MarosTim SAR Gabungan menunjukkan serpihak pesawat ATR 42-500 di sekitar lokasi kecelakaan jatuhnya pesawat naas tersebut di wilayah Taman Nasional Bantimurung-Bulsaraung Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi BPBD Makassar.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyebut titik jatuh pesawat tersebut diketahui berada di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros.

"Menindaklanjuti temuan tersebut, TNI AU segera menurunkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dan satu personel Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) menggunakan helikopter H225M Caracal ke lokasi," ujar Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Kadispenau mengatakan para prajurit Korpasgat tersebut segera menyiapkan langkah awal proses evakuasi saat tiba di titik pesawat jatuh.

TNI AU juga menerjunkan personel gabungan yang terdiri atas prajurit Lanud Sultan Hasanuddin, Yon Parako 473 Korpasagat, dan Yon Arhanud 23 Korpasgat melalui jalur darat.

"Tim darat tersebut bergabung dengan unsur SAR lainnya serta masyarakat setempat untuk memperkuat upaya pencarian dan evakuasi," tuturnya.

TNI AU mengerahkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) ke lokasi pesawat ATR 42-500 jatuh di Kabupaten Maros. Begini informasinya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |