jpnn.com, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan buka suara mengenai timbulnya tumpukan sampah di beberapa titik di Kota Bandung.
Salah satu titik yang sempat yang jadi sorotan adalah tumpukan sampah di Jalan Makam Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay.
Gundukan sampah di sana bahkan sudah menutup setengah jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas kendaraan yang melintas.
Bau tak sedap pun sudah tercium beberapa ratus meter dari area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Porib.
Farhan mengakui, tumpukan sampah memang kembali muncul di sejumlah wilayah, karena adanya pengurangan kuota sampah di TPA Sarimukti, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
"Kita mesti tahu dulu kenapa penumpukan (sampah) terjadi lagi. Karena satu, memang ada pengurangan kuota, kedua, antrean yang makin panjang karena membuang ke Sarimukti tidak hanya Kota Bandung," kata Farhan saat ditemui di Microlibrary Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (24/4).
Farhan mencurigai, saat ini terjadi peningkatan sampah sebesar 20 persen. Dari yang awalnya Kota Bandung menghasilkan 1.500 ton per hari, kini naik jadi 1.800 ton.
Maka dari itu, tidak heran apabila kini bermunculan lagi tumpukan sampah di TPS.








































