Pesantren Jalan Cahaya Jadi Pintu Pemberdayaan Berkelanjutan

4 hours ago 24

Pesantren Jalan Cahaya Jadi Pintu Pemberdayaan Berkelanjutan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pesantren Jalan Cahaya Ramadan Jangkau 2.000 Masyarakat Rentan. Foto: Baznas

jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menghadirkan Program Pesantren Jalan Cahaya selama Ramadan 1447 H di 20 titik di berbagai wilayah Indonesia.

Program ini menyasar kelompok masyarakat rentan sebagai bagian dari penguatan pembinaan spiritual dan sosial.

Kegiatan dilaksanakan di 11 provinsi dengan target sekitar 2.000 peserta.

Sasaran program meliputi anak jalanan, komunitas punk, penyandang disabilitas, hingga kelompok rentan seperti pemulung, mualaf, tuna wisma, yatim dhuafa, lansia, dan keluarga prasejahtera.

Pelaksanaan perdana digelar di Masjid Jami’ Nurul Hidayah, Kampung Sawah, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (21/2).

Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian Pesantren Jalan Cahaya Ramadan di seluruh Indonesia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan program tersebut merupakan komitmen lembaga menghadirkan zakat yang berdampak spiritual dan sosial, sejalan dengan tagline Ramadan “Zakat Menguatkan Indonesia”.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk menguatkan keimanan. Melalui Pesantren Jalan Cahaya, kami ingin memastikan zakat menjadi cahaya perubahan bagi saudara-saudara kita yang selama ini terpinggirkan,” ujarnya.

Pesantren Jalan Cahaya hadir menjangkau masyarakat rentan di 20 titik selama Ramadan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |