jpnn.com, JAKARTA - PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) atau Elitery menegaskan strategi ekspansi internasional dan penguatan inovasi teknologi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose Tahun Buku 2025 di Jakarta, Rabu (17/6).
Pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih untuk reinvestasi guna mendukung pengembangan bisnis jangka panjang, termasuk ekspansi pasar ke kawasan Asia dan Eropa, serta penguatan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber.
Direktur Utama Elitery Kresna Adiprawira mengatakan langkah tersebut sejalan dengan tema laporan tahunan, "Expanding Horizons, Sustaining Resilience", yang menekankan perluasan jangkauan bisnis sekaligus penguatan daya tahan perusahaan.
Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan, Elitery telah memperluas kehadirannya di Malaysia, melalui pendirian Elitery Global Technology Sdn Bhd.
Menurut Kresna, langkah ini menjadi pijakan awal bagi ekspansi yang lebih luas ke berbagai negara di Asia dan Eropa.
"Langkah ini jadi fondasi awal bagi rencana ekspansi yang lebih luas ke berbagai negara di kawasan Asia dan Eropa, seiring meningkatnya kebutuhan layanan cloud, kecerdasan buatan (AI), dan keamanan siber di tingkat global," ujar Kresna.
Selain menyetujui reinvestasi laba, pemegang saham juga menyepakati tidak membagikan dividen. Keputusan tersebut diambil untuk memperkuat cadangan kas perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan potensi tekanan makroekonomi.
Kresna menjelaskan strategi tersebut bertujuan menjaga keberlangsungan usaha sekaligus memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam menjalankan berbagai agenda pertumbuhan di masa mendatang.







































