kaltim.jpnn.com, KUTAI KARTANEGARA - Arani (58), korban kecelakaan perahu ketinting tertabrak kapal LCT di Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara akhirnya ditemukan pada Jumat (16/1).
Korban ditemukan dengan jarak sekitar 27 kilometer dari lokasi kejadian awal.
"Tim SAR gabungan dalam pencarian hari keempat Jumat ini berhasil menemukan korban terakhir atas nama Arani (58) dalam kondisi meninggal," kata Komandan SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Nur Ngalim, Jumat.
Selanjutnya, korban dievakuasi bersama unsur SAR dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka, yakni di Desa Long Beleh Modang dalam kecamatan yang sama.
Sehari sebelumnya, operasi SAR dilakukan dengan menyisir area sejauh kurang lebih 10 kilometer dari lokasi kejadian ke arah hilir sungai sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan.
Di hari keempat ini dilakukan perluasan area pencarian.
Berdasarkan data yang dia terima, dalam kejadian tersebut terdapat dua orang penumpang dalam perahu ketinting.
Satu korban atas nama Ilan (21) berhasil selamat, sementara satu korban lainnya atas nama Arani, saat kejadian itu hilang atau tenggelam di sungai.
"Hingga pukul 18.00 WITA kemarin, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan kemudian menghentikan sementara operasi pencarian dan kembali ke posko di Dermaga Penyeberangan Desa Pulau Pinang. Pencarian kembali dilanjutkan pada Jumat hari ini mulai pukul 07.00 WITA," beber Ngalim.











































