jpnn.com - BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memetakan potensi dan kompetensi 560 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai dasar pengembangan karier hingga penempatan pegawai sesuai kebutuhan organisasi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor Yunita Mustika Putri mengatakan pemetaan dilakukan melalui Profiling ASN Tahun 2026 yang merupakan program nasional Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Profiling ASN ini menjadi instrumen penting untuk mengetahui potensi dan kompetensi setiap ASN secara lebih objektif. Hasilnya dapat menjadi dasar dalam pengembangan kompetensi, perencanaan karier, hingga penempatan ASN sesuai potensi dan kebutuhan organisasi," kata Yunita di Cibinong, Minggu (6/9).
Profiling terhadap 560 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bogor tersebut telah dilaksanakan pada 31 Agustus hingga 4 September 2026 di Laboratorium BKPSDM Kabupaten Bogor dengan fasilitasi Kantor Regional III BKN.
Menurut Yunita, profiling menjadi salah satu instrumen untuk membangun basis data aparatur yang objektif dan akurat sekaligus mempercepat penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Bogor.
Melalui pemetaan tersebut, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi talenta yang dimiliki masing-masing ASN sehingga pengembangan karier maupun peningkatan kompetensi dapat dilakukan secara lebih terarah.
"Dengan adanya profiling ini, kami berharap talenta-talenta ASN dapat teridentifikasi dengan baik sehingga pengembangan karier dan peningkatan kompetensinya dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran," ujarnya.
Ia menjelaskan penerapan manajemen talenta juga diarahkan untuk mendorong pengelolaan ASN yang semakin profesional dan berbasis sistem merit, dengan mempertimbangkan kompetensi serta kebutuhan organisasi.

















.jpeg)




























