kalsel.jpnn.com, BANJARBARU - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan anggaran sekitar Rp35 miliar untuk pengadaan lahan stadion bertaraf Internasional.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Ariadi Noor, mengatakan anggaran pembebasan lahan yang disiapkan mencapai sekitar Rp35 miliar dengan total pemilik lahan sebanyak 65 orang.
"Alhamdulillah, dari hasil yang kami saksikan bersama, seluruh pemilik lahan menyatakan bersedia dan siap mendukung. Lahan mereka siap digunakan untuk pembangunan Stadion Internasional,” ujar Ariadi di Banjarbaru, Kamis.
Ariadi menegaskan pembangunan stadion ini merupakan bagian dari visi dan janji Gubernur Kalimantan Selatan, khususnya janji ke-8 dari 10 janji pembangunan daerah.
“Mudah-mudahan dari awal hingga akhir proses, mulai pengadaan lahan sampai pembangunan fisik yang kemungkinan bersifat multiyears, tidak mengalami hambatan. Pendanaan multiyears juga sudah kita siapkan,” ujar dia.
Dia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak, khususnya masyarakat Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kota Banjarbaru, agar pembangunan stadion dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Terkait penetapan harga lahan, Ariadi menyampaikan bahwa saat ini masih pada tahap komitmen dari pemilik lahan.
Proses penilaian dan penetapan selanjutnya akan dilaksanakan oleh pihak berwenang, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN).











































