PBNU Dukung Indonesia Bergabung dengan Board of Peace, Sebut Demi Lindungi Palestina

2 hours ago 14

PBNU Dukung Indonesia Bergabung dengan Board of Peace, Sebut Demi Lindungi Palestina

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Foto: dokumentasi PBNU

jpnn.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengaku mendukung penuh langkah Presiden Prabowo Subianto yang bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

PBNU menilai hal itu sebagai inisiatif internasional yang bertujuan mendorong penyelesaian konflik global, termasuk konflik Palestina–Israel.

Ketua Umum PBNU Gus Yahya Cholil Staquf menegaskan, dukungan pihaknya didasarkan pada nilai dan prinsip yang selama ini dipegang Nahdlatul Ulama, khususnya dalam upaya memperjuangkan kemanusiaan dan keadilan bagi rakyat Palestina.

“Indonesia bisa secara lebih konkret, lebih progresif, dan mengejar hasil yang lebih nyata untuk menolong Palestina, termasuk dengan mengikuti atau berpartisipasi di dalam inisiatif yang dibuat oleh Amerika, yaitu Board of Peace ini,” ujar Gus Yahya.

Dia menilai, kebijakan yang diambil Prabowo merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat peran Indonesia dalam membela Palestina melalui jalur diplomasi internasional yang strategis.

Gus Yahya menjelaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam BoP nantinya akan diiringi dengan konsolidasi bersama negara-negara Islam dan negara-negara Timur Tengah yang juga terlibat dalam dewan tersebut.

“Sehingga langkah-langkah yang dilakukan di dalam Dewan itu akan menjadi upaya yang terkonsolidasi di antara negara-negara yang memang memiliki motivasi yang sama, yakni membela dan membantu Palestina,” kata dia.

Meski demikian, Gus Yahya menekankan pentingnya kewaspadaan pemerintah dalam menyikapi setiap inisiatif internasional yang berkaitan dengan konflik Palestina dan Israel.

PBNU menilai Board of Peace sebagai inisiatif internasional guna mendorong penyelesaian konflik global, termasuk konflik Palestina–Israel.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |