kaltim.jpnn.com, JAKARTA - Partai Gerakan Mandiri Bangsa (Gema Bangsa) resmi dideklarasikan pada Sabtu (17/1).
Sebagai partai baru, Partai Gema Bangsa siap menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Dalam deklarasi yang dibacakan Sekretaris Jenderal Partai Gema Bangsa Muhammad Sopiyan, Partai Gema Bangsa menyatakan hadir sebagai partai politik modern dan terbuka bagi seluruh rakyat Indonesia yang siap menjawab kegelisahan publik terhadap praktik politik transaksional, transaksionalistik, dan oligarkis.
"Partai Gema Bangsa siap memperjuangkan aspirasi dan harapan seluruh rakyat Indonesia dengan memberdayakan potensi daerah dan kearifan lokal melalui kebijakan desentralisasi politik," kata Sopiyan.
Sopiyan menegaskan Partai Gema Bangsa akan menjadi rumah politik yang nyaman bagi segenap lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan potensi, inisiasi dan kreativitas yang produktif bagi kemajuan bangsa.
Partai Gema Bangsa juga menyatakan siap menyalurkan, mengawal dan memperjuangkan segenap aspirasi dan amanat rakyat dengan penuh kesungguhan melalui pemilu yang demokratis dan berintegritas.
"Partai Gema Bangsa dengan kekuatan struktur organisasi dan kader yang tersebar di seluruh provinsi dan kabupaten kota di Indonesia serta perwakilan di luar negeri siap memenangkan Pemilu 2029," ujarnya.
Deklarasi dilakukan atas nama pimpinan 514 Dewan Pimpinan Daerah kabupaten/kota, 38 Dewan Pimpinan Wilayah provinsi, perwakilan luar negeri, serta Dewan Pimpinan Pusat Partai Gema Bangsa.











































