jpnn.com, JAKARTA - Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat Indonesia akrab dengan tradisi ngabuburit.
Survei Kurious–Katadata Insight Center mencatat 51,6% responden menghabiskan waktu ini dengan menonton televisi, aktivitas yang menghibur tetapi cenderung pasif dan minim nilai tambah.
Padahal, ada banyak kegiatan yang lebih produktif, seperti ngabuburit sambil trading. Dengan aktivitas ini, waktu senggang selama Ramadan dapat menjadi kesempatan untuk belajar dan mempersiapkan finansial masa depan.
Ada banyak alasan kenapa momen menunggu azan magrib ideal untuk belajar trading. Pertama, durasi ngabuburit yang relatif singkat sangat cocok untuk belajar dengan fokus tanpa risiko kelelahan atau burnout.
“Dalam trading, produktivitas tidak selalu datang dari durasi yang panjang, tetapi dari pemanfaatan waktu yang tepat. Ngabuburit adalah contoh momen untuk memperdalam ilmu trading tanpa menyita banyak waktu,” ujar Muhammad Agam, content creator dan pakar trading.
Selain itu, suasana Ramadan yang lebih tenang membantu meningkatkan konsentrasi. Terlebih lagi, ngabuburit sambil trading memungkinkan Anda mengubah tradisi tahunan ini menjadi aktivitas yang lebih produktif, sekaligus mendukung peningkatan literasi keuangan.
Lalu, apa saja langkah yang harus Anda ambil jika ingin ngabuburit sambil belajar trading?
1. Membaca Materi Dasar












































