kalsel.jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta di setiap dermaga di setiap pelabuhan harus ada kapal yang bersiaga mengangkut masyarakat di periode Angkutan Lebaran 2026.
"Provinsi Lampung merupakan wilayah dengan simpul transportasi terpadat, khususnya untuk lintas kendaraan yang melalui pelabuhan, bersama dengan Pelabuhan Merak karena keduanya saling keterkaitan," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi di Bandarlampung, Lampung, Selasa.
Dia mengatakan kepadatan Pelabuhan Bakauheni sebagai pelabuhan penyeberangan asal dapat mencapai 813,75 ribu kendaraan, sedangkan sebagai pelabuhan penyeberangan tujuan pergerakan dapat mencapai 2,94 juta kendaraan dan menjadi yang kedua setelah Pelabuhan Merak yang memiliki kepadatan tinggi.
"Dengan kepadatan ini maka kami mengharapkan pengaturan arus mudik Jawa-Sumatera atau sebaliknya dapat berjalan dengan cepat. Oleh karena itu setiap dermaga di setiap pelabuhan tidak boleh kosong harus ada kapal yang bersiaga," katanya.
Dia menjelaskan pihaknya bekerjasama dengan semua pihak juga akan melakukan penguatan dalam pengelolaan manajemen operasional, agar dua pelabuhan penyeberangan terpadat yakni Pelabuhan Bakauheni serta Pelabuhan Merak dapat beroperasi dengan baik memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pemudik.
"Semua langkah antisipasi serta pengaturan kepadatan kendaraan ini akan dilakukan dengan konsisten, sebab potensi pergerakan di Pelabuhan Merak ataupun di Pelabuhan Bakauheni cukup tinggi saat pelaksanaan Angkutan Lebaran," ujar dia. (antara/jpnn)








































