Mengenal ATR 42-500 & Indonesia Air Transport

2 hours ago 25

Mengenal ATR 42-500 & Indonesia Air Transport

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

ATR 42-500 IAT. Foto: diambil dari indonesia-air

jpnn.com - JAKARTA - Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1).

Burung Besi penerbangan Yogyakarta-Makassar itu membawa sepuluh orang. Pihak IAT menyebut ada tujuh kru pesawat mereka, lalu Kementerian Kelautan dan Perikanan mengumumkan bahwa ada tiga pegawainya di pesawat tersebut.

ATR 42 merupakan pesawat penumpang regional jarak pendek bermesin twin-turboprop yang dibuat oleh perusahaan pesawat Prancis, ATR. Kapasitasnya, 42 penumpang.

Angka 500 merujuk seri produksi pesawat, generasi baru dengan mesin baru, baling-baling baru, performa puncak dan panas yang ditingkatkan, penambahan kapasitas beban, dan pengembangan kabin penumpang.

Dengan mesin turboprop 1610 kW dan dengan baling-baling enam bilah ini, ATR 42-500 memiliki kecepatan 563 km/jam (304 mil/jam) dengan jarak jelajah 1.850 km.

Sementara itu, IAT merupakan perusahaan jasa charter di Indonesia yang didirikan pada 1968 dan pertama kali go public pada 2006.

IAT menawarkan berbagai layanan penerbangan fixed-wing dan helikopter untuk industri pertambangan, termasuk industri minyak dan gas, di seluruh Indonesia dan sekitarnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan bahwa pegawai KKP di dalam pesawat yang dioperasikan oleh IAT tersebut sedang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau air surveillance di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia.

ATR42-500 IAT itu merupakan penerbangan Yogyakarta-Makassar yang membawa sepuluh orang.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |