Manajemen Persib Akhirnya Angkat Bicara Soal Teror Pascaduel dengan Persija

6 hours ago 16

Kamis, 14 Mei 2026 – 12:00 WIB

Manajemen Persib Akhirnya Angkat Bicara Soal Teror Pascaduel dengan Persija - JPNN.com Jabar

Skuad Persib Bandung berfoto bersama seusai mendapatkan motivasi dari suporter Bobotoh menjelang laga panas melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) akhirnya buka suara soal sejumlah insiden yang terjadi pascapertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026).

Melalui keterangan resminya, manajemen menyampaikan duka cita dan prihatin mendalam.

"Kami memahami bahwa pertandingan dengan tensi dan rivalitas tinggi kerap menghadirkan dinamika, baik di dalam maupun di luar lapangan. Namun demikian, kami menyayangkan adanya berbagai kejadian yang mencederai nilai sportivitas serta semangat sepak bola sebagai ruang yang seharusnya menghadirkan kebersamaan, rasa hormat, dan persatuan," tulis keterangan yang dikutip JPNN, Kamis (14/5/2026).

Menurut manajemen, ada beberapa kejadian yang jadi sorotan pasca duel bertajuk el Clasico Indonesia itu. Di antaranya adalah insiden di lapangan yang melibatkan pemain Persib, Beckham Putra, gangguan dan intimidasi yang diterima rombongan tim saat perjalanan kepulangan melalui Bandara Sepinggan Balikpapan, serta sejumlah insiden yang menimpa masyarakat dan Bobotoh di beberapa daerah.

"Kami menerima informasi terkait dugaan perusakan terhadap salah satu restoran Sunda di Kota Samarinda, insiden kekerasan yang menimpa seorang pemuda berusia 15 tahun di Kuningan, Jawa Barat, pengeroyokan terhadap tiga Bobotoh di Sukabumi yang menyebabkan korban mengalami luka-luka, serta insiden yang menimpa seorang Bobotoh di Majalengka akibat aksi pelemparan benda keras saat kegiatan nonton bareng berlangsung," sambung isi keterangan itu.

Atas berbagai kejadian tersebut, saat ini Persib tengah mengumpulkan bukti, data, dan fakta sebagai bagian dari langkah yang akan kami tempuh secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab.

Persib mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari tindakan-tindakan yang dapat memperkeruh situasi dan merugikan masyarakat luas.

Dalam situasi seperti ini, rasa empati, kedewasaan, dan saling menghormati menjadi hal yang jauh lebih penting untuk dikedepankan bersama.

Manajemen Persib buka suara soal sejumlah insiden yang terjadi pascaduel panas melawan Persija Jakarta di Stadion Segiri Samarinda.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |