jpnn.com, JAKARTA - Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83/Widya Parama Satwika menyalurkan bantuan 70 puluh ekor sapi untuk tradisi meugang kepada masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
Penyerahan secara simbolis dilakukan di Gampong Blang, Langsa Kota, Aceh pada Senin (16/2/2026) pagi, sebagai wujud kepedulian dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Acara penyerahan berlangsung dengan penuh keharuan, dihadiri oleh perwakilan pemerintah setempat, tokoh masyarakat, serta warga korban bencana.
Puluhan ekor sapi yang diserahkan akan didistribusikan ke beberapa desa di wilayah Aceh yang mengalami dampak bencana agar masyarakat tetap dapat melaksanakan tradisi meugang menjelang Ramadan.
Ketua STIK Irjen Pol Eko Rudi Sudarto menyatakan bantuan ini merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang selalu diajarkan kepada para mahasiswa.
“Sumbangan ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap saudara-saudara di Aceh yang sedang menghadapi masa sulit pascabencana. Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, kita harus hadir meringankan beban mereka,” ungkap Irjen Eko Rudi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/2/2026).
Dia menambahkan aksi sosial ini sejalan dengan nasihat yang selalu disampaikan kepada para mahasiswa STIK.
“Saya selalu mengingatkan kepada para mahasiswa kita: gunakan logika dan rasa dalam pelaksanaan tugas di tengah-tengah masyarakat. Logika membimbing kita bertindak tepat, sementara rasa membuat kita memahami penderitaan sesama. Kedua hal ini harus berjalan beriringan agar kita menjadi polisi yang tidak hanya profesional, tetapi juga humanis,” ujarnya.












































