jpnn.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu siang (10/6) melanjutkan penguatan pada pukul 10:45 WIB.
Awalnya IHSG dibuka melemah 2,59 poin atau 0,05 persen ke posisi 5.744,06, tetapi berbalik menguat 132,84 poin atau 2,31 persen ke posisi 5.879,49 pada perdagangan pukul 09.35 WIB.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata mengatakan penguatan itu dipicu oleh respons positif investor terhadap langkah kebijakan terkait pasar modal dan moneter di dalam negeri.
Kiwoom Research menilai reli ini berhasil menghentikan kepanikan pasar untuk sementara,
Namun, faktor-faktor yang memicu tekanan sebelumnya seperti arus keluar dana asing, meningkatnya sovereign risk premium serta kekhawatiran terhadap kondisi fiskal belum sepenuhnya hilang.
“Kebangkitan IHSG akan jumpai tantangan terdekat di sekitar 5.900 (Resistance MA10) dan support 5.550,” ujar Liza dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.
Liza mencatat dari dalam negeri mengatakan IHSG mengalami relief rally spektakuler dengan melonjak 7,57 persen atau 404 poin ke level 5.722 pada perdagangan kemarin, setelah sehari sebelumnya menyentuh titik terendah tahun ini di 5.317.
Menurut dia, pemulihan terjadi setelah pemerintah menggelar pertemuan dengan para CEO BUMN untuk mendorong aksi buyback saham, serta langkah mengejutkan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan BI Rate 25 bps menjadi 5,50 persen di luar jadwal rapat reguler.






































