Kurniawan Ungkap Alasan Pilih Strategi Bertahan Melawan Vietnam, Timnas U-17 Indonesia Gagal

7 hours ago 21

Kurniawan Ungkap Alasan Pilih Strategi Bertahan Melawan Vietnam, Timnas U-17 Indonesia Gagal

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pemain Timnas U-17 Vietnam Tran Hoang Viet (kedua kiri) berusaha menghibur pemain Indonesia Zidane Raditya Chandra (kiri) seusai pertandingan terakhir Grup A Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (19/4/2026) malam. Foto: ANTARA/Umarul Faruq

jpnn.com - SIDOARJO – Pertandingan Timnas U-17 Indonesia melawan Vietnam pada laga penyisihan Grup A Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4) malam berakhir imbang 0-0.

Dengan hasil imbang laga terakhir penyisihan grup tersebut, Timnas U-17 Indonesia gagal melaju ke babak semifinal.

Babak pertama Vietnam tampil disiplin dengan garis pertahanan rendah sambil membangun serangan dari bawah dan berupaya memancing pemain Indonesia keluar dari zona bertahan.

Peluang pertama hadir pada menit ke-4 melalui sepakan jarak jauh Nguyen Van Duong. Namun, bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Indonesia yang dikawal Abdillah Ishak.

Tiga menit berselang, Vietnam kembali mengancam lewat sontekan Nguyen Ngoc Anh Hao memanfaatkan umpan Nguyen Van Duong, tetapi Abdillah Ishak tampil sigap untuk mengamankan bola.

Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto itu mencoba merespons dengan permainan lebih terbuka.

Namun, belum mampu menciptakan peluang berbahaya. Vietnam tetap konsisten mengandalkan serangan balik cepat.

Menjelang turun minum, Nguyen Van Duong kembali memperoleh peluang, tetapi lini belakang Indonesia mampu mengantisipasinya. Skor 0-0 bertahan hingga jeda pertandingan.

Pelatih Timnas U-17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto menjelaskan alasan memilih strategi bertahan saat melawan Vietnam.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |