jpnn.com, BANDA ACEH - Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah menegaskan pemulihan pascabencana tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata.
Rehabilitasi dan rekonstruksi harus memastikan masyarakat benar-benar kembali hidup aman, produktif, dan bermartabat.
Karena itu, Polda Aceh mengambil peran aktif mengawal proses pemulihan secara menyeluruh, mulai dari pembangunan hunian tetap hingga pemulihan konektivitas ekonomi warga.
“Pemulihan tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Yang paling penting adalah mengembalikan rasa aman, aktivitas ekonomi, dan harapan masyarakat,” kata Irjen Marzuki Ali, Selasa (24/2).
Sejak fase tanggap darurat, Polda Aceh telah terlibat aktif mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
Kehadiran tersebut tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga memastikan percepatan pembangunan berjalan sesuai target.
Salah satu fokus utama adalah pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak agar mereka segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
Kapolda menyampaikan dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, Polri tidak hanya berperan sebagai pengaman proyek pembangunan, tetapi juga sebagai pengawal proses pemulihan agar berjalan transparan, tertib, dan tepat sasaran.












































