jpnn.com - Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah mengungkap sejumlah fakta terkait eks anggota Satuan Brimob Polda Aceh Bripda Muhammad Rio yang bergabung menjadi tentara bayaran di Rusia.
Irjen Marzuki sendiri mengaku belum tahu apa motif Bripda Muhammad Rio mengambil langkah tersebut.
"Saya tidak tahu apa motif yang bersangkutan bergabung dengan tentara Rusia. Saya belum mendalami motifnya karena tidak bertemu dengannya," kata Irjen Marzuki Ali Basyah di Banda Aceh, Sabtu (17/1/2026).
Namun, dia mengungkap fakta bahwa yang bersangkutan tidak aktif lagi secara fisik sejak disidang kode etik dalam perkara KDRT beberapa waktu lalu.
Setelah oknum anggota Brimob itu tidak aktif secara fisik, didapat informasi yang bersangkutan bergabung dengan tentara Rusia.
Bripda Rio diketahui berangkat dari Jakarta ke Rusia melalui China pada 19 Desember 2025.
"Kini, indikasi yang bersangkutan sudah di Rusia. Saya tidak tahu alasan yang bergabung dengan tentara Rusia," tuturnya.
Kapolda menegaskan yang bersangkutan tidak layak lagi menjadi anggota Polri.














































