jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.
Langkah itu diwujudkan melalui pengiriman pasukan penjaga perdamaian dalam kerangka International Stabilization Force (ISF).
Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa Indonesia berkomitmen mengirimkan hingga sekitar 8.000 personel militer ke Gaza.
Menurut dia, hal itu sebagai bagian dari kontribusi menjaga stabilitas kawasan dan mendukung upaya kemanusiaan internasional.
“Kemarin juga kita sudah mendengarkan Bapak Presiden berbicara. Indonesia berkomitmen untuk mengirimkan pasukan,” ucap Sugiono dikutip dari rilis resmi Biro Pers Istana, pada Sabtu (21/2).
“Beliau sampaikan kemarin 8 ribu atau bahkan lebih karena berdasarkan dari rencana komprehensif yang dipaparkan oleh board of peace kemarin."
"Akan ada beberapa region atau beberapa sektor yang secara bertahap nanti akan dilakukan upaya-upaya menjaga perdamaian dan partisipasi ISF ini sendiri,” jelasnya.
Sugiono menuturkan pengerahan pasukan akan mengikuti pembagian wilayah operasi yang diproyeksikan terdiri atas sejumlah sektor, dengan total kekuatan gabungan sekitar 20.000 personel dari berbagai negara.











































