jpnn.com, PADANG - PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) membangun kembali SDN 49 Batang Kabung di Kota Padang, Sumatra Barat, yang terdampak bencana banjir bandang pada Desember lalu.
Selain pemulihan fasilitas pendidikan, INALUM juga menghadirkan posko layanan pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah terdampak sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial dan kesehatan warga.
Pembangunan kembali SDN 49 Batang Kabung dilakukan di atas lahan seluas 1.000 meter persegi milik Pemerintah Kota Padang, guna memastikan proses belajar mengajar bisa kembali berlangsung secara aman, layak, dan nyaman bagi para siswa.
Walikota Kota Padang, Fadly Amran menyampaikan, dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak seperti yang dilakukan oleh INALUM sangat penting untuk pemulihan pascabencana.
“Kami berterima kasih atas dukungan INALUM dalam membangun kembali SDN 49 Batang Kabung. Sekolah ini memiliki peran penting bagi masyarakat sekitar, dan pemulihannya menjadi prioritas agar anak-anak dapat kembali belajar secara optimal. Kolaborasi seperti ini sangat berarti bagi percepatan pemulihan sektor pendidikan di Kota Padang,” ujar Wali Kota Padang, Fadly Amran.
Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), Melati Sarnita, menyampaikan pembangunan kembali sekolah dan penyediaan layanan kesehatan gratis merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi pemulihan pascabencana.
“Pendidikan dan kesehatan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Melalui pembangunan kembali SDN 49 Batang Kabung dan penyediaan posko pengobatan gratis ini, INALUM ingin memastikan bahwa anak-anak dapat kembali belajar dengan aman dan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak. Kami percaya, pemulihan pasca-bencana tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang memulihkan harapan dan semangat masyarakat,” tutur Melati.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, INALUM berkomitmen memastikan anak-anak dapat kembali belajar dengan aman, masyarakat memperoleh dukungan kesehatan dan kebutuhan pokok yang memadai, serta harapan untuk masa depan Sumatera Barat dapat tumbuh kembali secara berkelanjutan.(chi/jpnn)












































