jpnn.com - Timnas voli putri Indonesia menatap SEA V Cup 2026 dengan modal hasil kurang memuaskan dari rangkaian uji coba melawan Korea.
Dalam tiga pertandingan, tim asuhan Marcos Sugiyama tak mampu meraih satu kemenangan pun.
Kendati demikian, Manajer Timnas voli putri Indonesia Luciana Taroreh menyebut Tisya Amallya Putri dan kolega tetap memetik banyak pelajaran berharga dari laga melawan tim Negeri Ginseng.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi Srikandi Merah Putih untuk bersaing di SEA V Cup 2026.
"Hasil melawan Korea menjadi evaluasi yang berharga. Kami melihat tim berkembang secara positif, terutama dalam keberanian bermain dan kemampuan mengimbangi lawan yang kuat."
"Ke depan, fokus kami adalah meningkatkan konsistensi, mengurangi kesalahan sendiri, dan memaksimalkan efektivitas serangan agar dapat bersaing lebih baik pada pertandingan berikutnya," ujar wanita yang akrab disapa Uci itu saat dihubungi JPNN.com.
Saat ini, para pemain telah tiba di Hanoi, Vietnam, untuk menjalani putaran pertama SEA V Cup 2026.
Peraih medali perunggu SEA Games 2025 itu dijadwalkan menghadapi Thailand pada Jumat (31/7).











































