jpnn.com, JAKARTA - Fast Retailing Foundation (FR Foundation) menggelar acara pelepasan bagi sembilan siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia sebagai penerima beasiswa angkatan pertama Program Beasiswa Studi ke Jepang.
Acara yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (17/6) itu dihadiri perwakilan pemerintah Indonesia dan Jepang, yaitu pejabat Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, kalangan akademisi, orang tua/wali penerima beasiswa, serta media.
Momen ini menjadi kesempatan untuk memberikan dukungan sekaligus menyampaikan harapan bagi perjalanan akademik para penerima beasiswa yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di Jepang.

Sekretaris Jenderal Fast Retailing Foundation Yoshio Ishida bersama 9 penerima beasiswa angkatan pertama Program Beasiswa Studi ke Jepang, yakni Ahmad Rizky Alkiano (Sekolah Pribadi Depok), Kyanra Altaira Hubie Hartadi (SMA Mentari Intercultural, Jakarta), Albert Christian Halim (SMA Kolese Loyola), Skyla Nicole Tedy (SMAK Cita Hati Christian, Surabaya), Felicia Natalie (SMA Victory Plus, Bekasi), Theobald Bimasuta (SMA Kolese Canisius, Jakarta), Hasanurrofiiq (SMAN 67, Jakarta), Jovan Nugroho (SMA Kolese Canisius, jakarta), Arga Wibawa (SMA Islam Al-irsyad Satya, Bandung). Foto: Dokumentasi PR Foundation
Program Beasiswa Indonesia dari FR Foundation dirancang untuk mendukung siswa-siswi berprestasi yang memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan studi ke Jepang, sehingga keterbatasan finansial tidak menjadi hambatan dalam mengakses pendidikan tinggi di universitas-universitas Jepang.
Melalui pengalaman belajar di Jepang, program ini bertujuan membekali para penerima beasiswa dengan wawasan, perspektif, dan pengalaman baru yang dapat menjadi bekal untuk berkontribusi di bidang masing-masing pada masa depan.
Beasiswa ini merupakan bantuan pendidikan penuh yang tidak perlu dikembalikan (non-repayable grant), mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta berbagai kebutuhan pendukung selama masa studi di luar negeri.
Selain itu, program ini menerapkan skema pendanaan yang telah dipastikan sebelum proses penerimaan universitas, sehingga para siswa dapat mengajukan pendaftaran ke universitas dengan kepastian dukungan finansial apabila diterima.







































