Di Pulau Arar, Mendikdasmen Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Indonesia Kehilangan Sekolah

7 hours ago 15

Di Pulau Arar, Mendikdasmen Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Indonesia Kehilangan Sekolah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Di Pulau Arar, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan tidak boleh ada anak Indonesia kehilangan kesempatan sekolah. Foto Humas Kemendikdasmen

jpnn.com, PAPUA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menyampaikan langkah pemerintah untuk memastikan seluruh anak Indonesia tetap memperoleh akses pendidikan layak, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil, seperti Pulau Arar, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.

“Tidak boleh ada anak Indonesia yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan karena memiliki kesulitan ekonomi, kemampuan intelektual, keterbatasan fisik, atau berada di daerah yang terpencil seperti di Pulau Arar ini. Ini adalah amanat yang sungguh-sungguh kami tunaikan semaksimal mungkin,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat kunjungan kerja ke Papua pada 25-28 Mei 2026.

Untuk itu, Kemendikdasmen pun menjadikan sekolah terdampak bencana, sekolah di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), serta sekolah dengan kerusakan fisik berat sebagai prioritas program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026.

Selain pembangunan fisik sekolah, pemerintah juga menjalankan sejumlah kebijakan untuk memperluas akses pendidikan di daerah terpencil.

Mendikdasmen menjelaskan terdapat lima model layanan pendidikan yang terus diperkuat, yakni pendidikan jarak jauh (PJJ), sekolah satu atap, sekolah terbuka berbasis komunitas belajar, pendidikan kesetaraan; serta kursus dan pelatihan.

Menurutnya, berbagai model tersebut dirancang agar layanan pendidikan dapat menyesuaikan dengan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat di daerah.

“Kami merasakan semangat yang sama untuk memajukan pendidikan di tanah air. Mari bersama-sama kita bangkitkan semangat agar anak-anak kita dapat tumbuh menjadi generasi emas Indonesia 2045,” lanjutnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya menyampaikan kunjungan Mendikdasmen ke Pulau Arar menjadi momen penting bagi masyarakat sekitar.

Di Pulau Arar, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan tidak boleh ada anak Indonesia kehilangan kesempatan sekolah

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |