jpnn.com, BATANG - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menjadi bank dengan jumlah peserta terbesar dalam Akad Massal KPR Rumah Subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP yang digelar BP Tapera bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).
Sebanyak 39.043 debitur BTN mengikuti akad secara langsung dan daring dari berbagai wilayah Indonesia.
Jumlah tersebut menempatkan BTN sebagai kontributor terbesar di antara bank-bank penyalur dalam kegiatan tersebut.
Berdasarkan siaran pers BP Tapera, akad massal kali ini melibatkan 62.710 debitur KPR Sejahtera FLPP, terdiri atas 200 debitur yang hadir langsung dan 62.510 debitur yang mengikuti secara daring.
Akad dilaksanakan serentak di sedikitnya 130 titik pada 372 kabupaten dan kota di 36 provinsi.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, pencapaian BTN dalam akad massal tersebut tidak terlepas dari dukungan Danantara Indonesia yang mendorong kolaborasi ekosistem perumahan nasional secara lebih terintegrasi.
“Pencapaian BTN sebagai penyalur terbesar dalam akad massal ini merupakan hasil kerja bersama. Dukungan Danantara Indonesia dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, BP Tapera, perbankan, pengembang, dan seluruh pelaku ekosistem turut meningkatkan kapasitas BTN dalam memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat,” ujar Nixon di Batang.
Menurut Nixon, akad massal tersebut menunjukkan kolaborasi ekosistem dapat diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat.











































