Bea Cukai Ungkap Dugaan Jaringan Vape Narkotika Seusai Bongkar Penyelundupan Etomidate

3 hours ago 24

Bea Cukai Ungkap Dugaan Jaringan Vape Narkotika Seusai Bongkar Penyelundupan Etomidate

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Paket barang kiriman berisi narkotika golongan II jenis etomidate yang disita petugas Bea Cukai sebagai barang bukti. Foto: Dokumentasi Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai bersinergi dengan Polri kembali mengungkap upaya penyelundupan narkotika melalui barang kiriman internasional.

Kali ini, aparat gabungan menggagalkan peredaran narkotika golongan II jenis etomidate yang dikirim melalui jasa ekspedisi internasional dan mengungkap dugaan keterkaitannya dengan produksi vape narkotika di Jakarta Utara.

Penindakan bermula saat petugas Bea Cukai di Gudang FedEx Area Kargo Bandara Soekarno-Hatta mencurigai satu paket barang kiriman yang diberitahukan sebagai sampel bahan kimia carbomer 940 dengan berat 0,2 kilogram pada Jumat (02/01).

Paket tersebut ditujukan kepada penerima atas nama HW dengan alamat Apartemen Green Bay Pluit, Jakarta Utara.

Hasil pemeriksaan mendalam dan pengujian laboratorium Bea Cukai menunjukkan serbuk putih dalam paket tersebut positif mengandung etomidate.

Atas temuan tersebut, Bea Cukai berkoordinasi dengan Subdirektorat II Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya untuk melakukan langkah pengembangan melalui metode controlled delivery.

“Modus penyelundupan narkotika melalui barang kiriman terus berkembang dan memanfaatkan celah logistik. Karena itu, sinergi lintas instansi dan analisis intelijen menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredarannya,” ungkap Direktur Interdiksi Narkotika Bea Cukai R. Syarif Hidayat dalam keterangannya, Kamis (15/1).

Controlled delivery dilakukan pada periode 6 hingga 11 Januari 2026 dengan pengawasan ketat terhadap paket yang diantarkan ke Apartemen Green Bay Pluit.

Bea Cukai menggagalkan peredaran narkotika golongan II jenis etomidate lewat barang kiriman dan mengungkap dugaan jaringan vape narkotika

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |