Anwar Abbas Cermati Pidato Prabowo dan Wajah Himbara yang Tak Merakyat

4 hours ago 20

Anwar Abbas Cermati Pidato Prabowo dan Wajah Himbara yang Tak Merakyat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Ketum MUI Anwar Abbas. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Pengamat sosial ekonomi dan keagamaan Anwar Abbas mencermati pidato menarik Presiden Prabowo Subianto dalam rapat paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026). Saat itu Prabowo meminta bank-bank milik negara (HIMBARA) untuk lebih berpihak kepada rakyat kecil dan pelaku usaha baru.

Menurut Buya Anwar Abbas, hal itu disampaikan Presiden Prabowo bukan tidak alasan. Sebab, dia menilai perilaku bank-bank negara selama ini memang tampak lebih berpihak kepada usaha-usaha besar, sehingga tidak ada bedanya dengan perbankan swasta lain.

Padahal, kata Buya Anwar, sebagai bank milik negara mereka harus tahu bahwa ada misi khusus yang diembankan kepada mereka seperti yang diamanatkan oleh konstitusi, yaitu melindungi, mencerdaskan, dan mensejahterakan rakyat.

"Oleh karena itu sangat tepat Prabowo memerintahkan kepada bank-bank Himbara agar ke depan mereka menjadi bank yang patriotik yang tidak hanya memikirkan sekelompok orang saja, tetapi bagaimana kehadirannya benar-benar bisa dirasakan oleh semua terutama untuk membela dan mengangkat ekonomi masyarakat kecil dan lapis bawah," kata Anwar, Kamis (21/5/2026).

Namun demikian, dia menilai sikap dan mentality seperti yang diinginkan Prabowo itulah yang tampak belum tumbuh dan berkembang dengan baik di kalangan pimpinan bank Himbara.

Hal itu bisa dilihat dari masih rendahnya jumlah kredit dan pembiayaan yang mereka berikan dan kucurkan kepada UMKM yaitu sekitar 20 persen padahal jumlah UMKM di negeri ini sekitar 99,99 persen.

Selebihnya, yaitu 80 persen jatuh ke dalam kelompok usaha besar yang jumlahnya sekitar 0,01 persen. "Sehingga yang terjadi seperti dikatakan Prabowo adalah dia lagi, dia lagi atau hanya orang-orang yang memang sudah sangat kaya saja yang mendapatkannya," ucap Anwar.

Untuk itu, dia menyebut supaya Prabowo tidak dicap verbalistik oleh rakyat maka sudah saatnya Presiden kedelapan RI itu melakukan "revolusi" di kalangan internal bank-bank Himbara dengan memberhentikan para direksinya yang tidak sanggup mengalihkan kredit dan pembiayaannya kepada UMKM.

Pengamat sosial ekonomi dan keagamaan Anwar Abbas mencermati pidato menarik Presiden Prabowo Subianto dalam rapat paripurna DPR RI Selasa (20/5/2026).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |