bali.jpnn.com, SUMBAWA - Kanwil Kemenkum NTB menghadiri kegiatan Penyerahan Hasil Riset Motif Tenun Kre Alang Sumbawa di Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (21/5).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) secara simbolis terhadap 55 motif Tenun Kre Alang Sumbawa.
Wakil Rektor II Universitas Samawa, Muhammad Yamin, menyampaikan bahwa riset terhadap Kre Alang dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan akademik untuk menggali nilai filosofis yang terkandung dalam motif tenun Sumbawa.
Menurut Muhammad Yamin, riset tersebut tidak hanya membahas sejarah dan nilai ekonomi, tetapi juga mengungkap nilai moral dan identitas masyarakat Sumbawa yang terkandung dalam setiap motif.
Hasil riset ini telah dimuat dalam jurnal nasional terakreditasi sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik.
Senior Manager Social Impact PT AMMAN Mineral, Dimas Pradyaka, mengatakan bahwa pelestarian motif Kre Alang merupakan langkah strategis dalam menjaga warisan budaya yang berkelanjutan.
Ia berharap hasil riset tersebut dapat menjadi dasar edukasi bagi generasi muda melalui sekolah, muatan lokal, hingga kegiatan ekstrakurikuler.
Selain itu, riset ini diharapkan mampu mendorong pemberdayaan para penenun lokal agar motif-motif khas Sumbawa memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.






































