2.000 Orang Mengungsi Gegara Banjir di Jakarta

18 hours ago 23

2.000 Orang Mengungsi Gegara Banjir di Jakarta

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

ilustrasi warga korban banjir. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 2.000 jiwa lebih dari ratusan Kartu Keluarga (KK) mengungsi ke tempat lebih aman di Jakarta setelah rumah yang ditempatinya terendam banjir.

"Lokasi pengungsi warga Kelurahan Kamal, Jakarta Barat, ada di Masjid Al Falah dengan jumlah jiwa 700 dari 500 KK," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Selasa (13/1).

Yohan mengatakan, untuk warga Kelurahan Tegal Alur mengungsi di rumah susun (rusun) dengan jumlah sebanyak 130 jiwa dari 30 KK.

Selain warga Jakarta Barat, terdapat delapan KK warga Kelurahan Cipete Utara yang terpaksa mengungsi di Musala Nurul Iman.

Sedangkan lokasi pengungsian bagi warga Jakarta Utara berada di Masjid Jamii Ar Ridho, Musala Jamiyatul, Musala Al Ikhlas, Kantor RW dan SDN 05 Kebon Bawang bagi 256 jiwa yang berasal dari Kelurahan Kebon Bawang.

Sementara untuk 25 warga Kelurahan Lagoa mengungsi di Masjid Al Barokah, Sekretariat RW.05. Kemudian 157 jiwa warga Kelurahan Warakas juga mengungsi di Musala Baiturahim, Masjid Miftahulsalam dan Musala Al Wasilatul Iman.

Kemudian 625 jiwa warga Kelurahan. Semper Barat juga mengungsi di Rusun Embrio dan 81 jiwa lainnya di Bengkel Mobil Gading Griya Lestari.

Banjir di Jakarta terus meluas dan hingga Senin malam pukul 21.00 WIB sebanyak 63 Rukun Tetangga (RT) dan 23 ruas jalan masih terendam.

Sebanyak 2.000 jiwa lebih dari ratusan Kartu Keluarga (KK) mengungsi ke tempat lebih aman di Jakarta setelah rumah yang ditempatinya terendam banjir.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |