jpnn.com, MIMIKA - Semangat nasionalisme meletup dari pesisir timur Indonesia.
Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus kemarin, warga Distrik Amar, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter (1 kilometer).
Aksi pembentangan bendera raksasa ini terbentang melintasi dua kampung sekaligus, yakni Kampung Amar dan Manuare.
Antusiasme warga begitu terasa karena kegiatan ini melibatkan banyak pihak, mulai dari anak-anak Sekolah Dasar (SD), generasi muda, tokoh masyarakat, hingga para orang tua.
Langkah ini menjadi bentuk nyata dalam membina wawasan kebangsaan dan menanamkan rasa cinta tanah air kepada masyarakat, khususnya generasi penerus.
"Kegiatan ini kami lakukan untuk menunjukkan rasa cinta tanah air serta membangun nasionalisme sejak dini," ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Mimika Ronny S Marjen.
Dia menjelaskan keterlibatan anak-anak usia sekolah dasar menjadi fokus utama dalam momentum berharga ini. Melalui aksi tersebut, generasi muda diajak untuk mengenal lambang negara secara langsung dan meresapi kemeriahan peringatan hari kemerdekaan.
"Jadi, anak-anak mulai sejak dini sudah dibangun rasa nasionalisme yang kuat. Mereka bisa mengenal lambang negara dan merasakan antusiasme peringatan 17 Agustus. Ini merupakan hal baik yang harus kita pertahankan," tambahnya.








































