Polisi Rilis Sketsa 2 Pelaku Penganiayaan Bambang Saat Demo 27 Agustus, Siapa Kenal?

2 hours ago 18

Polisi Rilis Sketsa 2 Pelaku Penganiayaan Bambang Saat Demo 27 Agustus, Siapa Kenal?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin memperlihatkan dua sketsa wajah laki-laki yang diduga berkaitan dengan perkara pengeroyokan atau penganiayaan yang mengakibatkan seorang meninggal dunia dalam peristiwa kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza

jpnn.com, JAKARTA - Polisi terus memburu pelaku pengeroyokan atau penganiayaan yang mengakibatkan seorang meninggal dunia seusai demo 27 Agustus 2026.

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengantongi dua sketsa wajah laki-laki yang diduga sebagai pelaku penganiayaan dalam peristiwa kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

"Didapatkan sketsa wajah yang mengarah kepada terduga pelaku pengeroyokan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang tersebut," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu.

Sketsa tersebut diperoleh setelah penyidik mencocokkan keterangan saksi dengan hasil analisis digital terhadap sejumlah rekaman yang berkaitan dengan peristiwa.

Sketsa pertama menggambarkan seorang laki-laki yang diperkirakan berusia 30 hingga 40 tahun.

Polisi menyebut laki-laki tersebut memiliki bentuk wajah oval, beralis tipis, bibir tebal, hidung pendek, bola mata berwarna hitam, serta kulit berwarna coklat.

Kemudian, sketsa kedua menggambarkan laki-laki yang juga diperkirakan berusia 30 hingga 40 tahun.

Ciri-cirinya bentuk wajah kotak, hidung pesek, bibir bawah tebal, memiliki kumis dan janggut, bola mata berwarna hitam, serta warna kulit cokelat.

Polisi terus memburu pelaku pengeroyokan atau penganiayaan yang mengakibatkan Bambang meninggal dunia seusai demo 27 Agustus.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |