jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Hutan (Wamenhut) RI Rohmat Marzuki mengungkap total luas lahan perkebunan sawit yang berada di kawasan hutan mencapai sekitar 3,32 juta hektare.
Dia bahkan menyebut data teranyar justru memperlihatkan total luasan perkebunan sawit mencapai 4 juta hektere.
Rohmat berkata demikian saat hadir dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/1).
"Luas sawit terbangun dalam kawasan hutan seluas kurang lebih 3,32 juta hektare yang ini angkanya terus bergerak sehingga kemarin ada pendataan sampai empat juta hektare," kata dia, Senin.
Dia memerincikan perkebunan sawit misalnya berada di hutan konservasi seluas 0,68 juta hektare, lindung seluas 0,15 juta hektare, produksi tetap 1,48 juta hektare, produksi terbatas 0,5 juta hektare, produksi yang dapat dikonversi seluas 1,09 juta hektare.
Menurut Rohmat, satgas PKH sudah menguasai 1,5 juta hektare hutan dan diserahkan Kementerian Kehutanan seluas 688.420 hektare.
"Diserahkan kembali ke Kemenhut seluas 688.427 hektar untuk pemulihan ekosistem," ujar alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.
Selain perkebunan sawit, Rohmat menyebutkan Kemenhut mendata sekitar 296.807 hektare tambang beroperasi di kawasan hutan.














































